Mengenal Jenis-jenis Mesin Welding dalam Pengelasan

Kegiatan pengelasan atau welding saat ini adalah bagian dari aktivitas industri yang menyebar sangat luas dalam masyarakat. Dunia pengelasan tidak hanya didominasi oleh konstruksi berat dengan proyek-proyek raksasa, namun pengelasan juga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat umum. Bengkel las untuk berbagai instalasi hampir dapat ditemukan di daerah di seluruh penjuru dunia.

Dengan fungsinya yang sangat luas sebagai pengolahan aneka macam keperluan berbahan dasar logam. Industri las dapat ditemui pada sektor usaha kecil dan menengah, hingga usaha besar sekali pun. Industri teralis, perpipaan, konstruksi baja, properti dan otomotif, semuanya tidak lepas dari aktivitas pengelasan.

Dikarenakan objek penggunaannya yang sangat luas, maka kebutuhan mesin las dan berbagai alat pendukungnya juga semakin tinggi. Dalam dunia pengelasan dikenal beragam mesin welder sesuai spesifikasinya. Bahkan industri welding gauge sebagai alat bantu pengelasan juga semakin maju dan berkembang pesat.

Nah sekarang, apa sajakah kira-kira mesin welder atau pengelasan yang paling populer dan umum digunakan dalam masyarakat? Berikut uraiannya.

Jenis-jenis Mesin Welding

Berdasarkan teknik operasionalnya, pada umumnya mesin las terbagi dalam tiga jenis yang paling utama yakni; mesin las listrik atau electrical welding, mesin las laser, dan mesin las karbit. Dalam tiga jenis utama ini, mesin las masih terbagi lagi dalam beberapa kategori yang lebih spesifik.

Sekarang, bagaimana saja defenisi dari setiap jenis mesin last tersebut, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Electrical Welding Machine atau Mesin Las Listrik

Sumber panas yang digunakan untuk melelehkan logam pada mesin las electrical tentu saja adalah energi listrik. Panas yang diperoleh merupakan perbedaan tegangan yang sangat tinggi antara material logam yang menjadi perekat (kawat las) dengan ujung mesin weldernya sendiri. Perbedaan tegangan yang sangat tinggi ini kemudian menyebabkan kawat las menjadi meleleh menjadi butiran-buturan dengan diameter tertentu yang kemudian menjadi material perekat logam.

Mesin las electrik sendiri memiliki beberapa sub jenis misalnya mesin las arus bolak balik yang menggunakan tranformator atau trafo sebagai penyesuai kebutuhan tenaga listrik untuk pengelasan dengan suply listrik dari generator atau PLN. Sementara ada juga mesin las listrik arus searah yang lebih umum disebut sebagai mesin las DC.

Jenis-jenis Mesin Welding

2. Mesin Las Karbit atau Asitilen Welding Machine

Mesin las yang menggunakan teknologi karbit atau lebih dikenal dengan istilah asitilen, lebih umum digunakan pada perbengkelan karena sistem operasinya yang murah dan mudah. Panas yang dihasilkan untuk melelehkan logam pada mesin las jenis ini diperoleh dari pencampuran oksigen dan gas asitilin. Dikarenakan powernya yang tidak sebesar mesin las listrik atau laser, pada umumnya  mesin las karbit lebih cocok untuk pengelasan logam kecil dan tipis.

3. Mesin Las Laser

Dalam teknologi dunia pengelasan, mesin las laser dapat dibilang yang paling efisien dan efektif untuk digunakan. Sistem kerja alat ini menggunakan laser bahan padat yang dikemudian difokuskan pada satu titik logam untuk dilelehkan. Hasil pengelasan laser umumnya sangat rapi dan tertata bahkan juga mampu mencapai kedalaman leleh sampai 15 centimeter. Karena efektivitasnya ini, mesin las laser banyak digunakan pada perangkat medis yang rentan terhadap panas seperti misalnya alat pacu jantung.

Manfaat teknologi mesin welding sudah sangat luas dalam kehidupan manusia. Dengan kemajuan industri ini yang terus berkembang, tidak menutup kemudian jika di kemudian hari akan lebih banyak lagi peralatan manusia yang dapat dimaksimalkan baik fungsi, bentuk, hingga manfaatnya dengan menggunakan mesin pengelasan.

 

Dapatkan harga mesin welding terbaik hanya di temtera.com!