Intip Perbedaan antara Glasswool dan Rockwool Disini Sebelum Membeli

Mungkin sebagian besar masyarakat masih banyak yang belum mengetahui apa itu glasswool dan rockwool. Sebenarnya kedua jenis bahan ini adalah bahan yang bisa dipakai sebagai bahan untuk peredam suara dan juga panas. Bahan glasswool  sendiri dianggap oleh masyarakat sebagai bahan untuk peredam yang ramah lingkungan dan efektif. Komposisi dari glasswool sendiri terbuat dari campuran bahan kaca daur ulang dan pasir silika.

Sedangkan komposisi rockwool terbuat dari campuran berbagai jenis batuan yang sudah diproses dan dibuat serat dengan bentuk lembaran yang pada umumnya berwarna abu – abu atau kuning. Selain itu bahan rockwool mempunyai karakteristik yang elastis serta fleksibel. Jika ingin membeli kedua bahan ini, bisa dibeli secara online atau offline di toko yang jual rockwool atau galsswool. Adapun perbedaan antara glasswool dan rockwool bisa dilihat dari kelebihan dan kekurangan kedua bahan ini yang akan dijelaskan selanjutnya.

Bahan Rockwool

Rockwool selain biasa digunakan sebagai media tanam hidroponik, ternyata juga bisa dipakai untuk peredam suara. Kelebihan bahan ini yaitu memiliki ketahanan terhadap jamur, api dan karat. Selain itu daya konduksi yang dimiliki rockwool cukup rendah, sehingga panas tidak mudah masuk ke dalam ruangan. Rockwool juga tidak mudah menjadi bau, yang membuatnya tidak memerlukan perawatan khusus.

Untuk kekurangan dari rockwool adalah apabila langsung bersentuhan dengan kulit, maka bisa membuat kulit jadi iritasi. Bahan rockwool sangat mudah mengalami kerontokan, sehingga dapat mengganggu pernafasan dan paru – paru apabila terhirup terlalu lama. Selain itu, untuk kualitas ketebalanya juga kurang dan daya tahan dalam meredam suara tidak bisa berlangsung lama karena karakteristiknya yang mudah sekali rontok. Harga rockwool sendiri cukup bervariatif tergantung merk yang dijual.

Bahan Glasswool

Glasswool yang dikenal sebagai bahan terbaik untuk meredam panas dan suara, karena komposisinya terbuat dari bahan campuran kaca ternyata memiliki beberapa efek samping seperti jika serbuk dari glasswool terhirup dapat melukai paru – paru dan mengganggu pernafasan. Selain itu, dalam pengalikasiannya bahan dari glaswool terkadang bisa rontok dan membuat kulit menjadi perih serta gatal. Bahan dari glasswool sendiri juga tidak tahan terhadap cuaca lembab, yang membuatnya mudah terserang jamur sehingga membuat glasswool mudah hancur dan lapuk.

Akan tetapi dibalik beberapa kekurangan bahan galsswool, ternyata juga memiliki kelebihan yaitu tahan terhadap suhu panas sampai 300 °C, sehingga tidak gampang terbakar. Bahan pembuatannya sangat aman karena terdiri dari 80% produk daur ulang, sehingga tidak merusak kesehatan. Selain itu, glasswool juga tahan terhadap korosi dari logam dan sangat mudah untuk dipasang karena bertekstur ringan.

Sebenarnya masih banyak bahan yang bisa dijadikan sebagai peredam suara seperti greenwood dan acourete fiber. Namun dipasaran kebanyakan memakai bahan rockwool dan glasswool. Meskipun harga rockwool lebih murah dibandingkan bahan yang lainnya, akan tetapi kualitasnya tidak murahan dan lebih baik daripada busa yang dipakai untuk telur.

Apabila Anda tertarik menggunakan salah satu bahan yang sudah dibahas pada ulasan diatas sebagai bahan peredam suara, maka bisa mulai mencari dan mensurvei toko – toko yang jual rockwool dan glasswool dengan kualitas yang terpercaya. Kedua bahan tersebut biasa dipakai sebagai peredam suara di gedung – gedung seperti perkantoran, mall, hotel, apartemen dan sekolah supaya suara yang dari luar tidak terlalu bising.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *