Kelebihan dan Kekurangan Besi Siku Lubang

Kelebihan dan Kekurangan Besi Siku Lubang

Besi siku atau angle iron merupakan salah satu produk baja yang populer dan banyak digunakan dalam pertukangan. Sesuai dengan namanya, besi ini membentuk sudut siku baik 90 derajat atau 45 derajat. Besi dengan sudut 45 derajat ini disebut sebagai L-Bracket atau angle bar. Besi siku ini dibagi lagi dalam dua jenis, polos dan juga berlubang. Fungsi dan kegunaannya sama, untuk menopang struktur konstruksi bangunan. Hanya saja, pada besi siku berlubang, ia banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat rak besi (portable) yang bisa dilepas pasang saat dibutuhkan.

Kelebihan Menggunakan Besi Siku Lubang

1. Ringan Tapi Kuat dan Tahan Lama

Salah satu kegunaan besi siku lubang adalah untuk membuat rak portable. Dibandingkan dengan material lain (seperti kayu), besi ini lebih tahan lama dan kuat menampung beban yang berat. Penampang yang berbentuk L-bracket serta membentuk sudut 90 derajat juga bertahan dalam waktu yang lama.

2. Mudah Dibentuk

Pengerjaan besi siku ini terbilang cukup mudah jika dikerjakan oleh mereka yang memang berpengalaman di bidangnya. Pemotongan besi siku bisa dilakukan dengan alat khusus (gerindra pemotong manual). Besi ini juga bisa ditekuk dengan mudah. Sedangkan penyambungan antar-besi disambung dengan menggunakan las dan baut.

3. Dimensinya Variatif

Produk besi siku ini sangat variatif sekali. Hal ini memungkinkan semua orang bisa memilih besi siku sesuai dengan kebutuhan mereka. Panjang standard besi ini 6 meter, tebal 1,4 hingga 3,4 mm, penampang L dengan ukuran (2 mm, 3mm, 4mm, dan 5mm). Ketebalan dan penampang besi siku ini dapat mempengaruhi beban, berbanding lurus dengan harga besi siku lubang ini.

4. Multifungsi (Serbaguna)

Besi siku bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan, mulai dari keperluan interior maupun eksterior, untuk komersil ataupun hanya sebagai hobi. Kekuatan besi siku bisa berperan sebagai elemen struktural untuk rangka lemari, tangga, meja dan kursi, rak, bahkan menara. Selain itu, besi siku juga kerap digunakan untuk elemen arsitektural misalnya pagar, rangka jendela, teralis, atau untuk dekorasi lain.

5. Bisa Dipakai Berkelanjutan

Usia besi ini bisa tahan lama dan anti-karat. Karena itulah ia bisa dipakai berkepanjangan atau dalam bahasa sekarangnya reuse (bisa dipakai kembali). Seperti contoh saja, besi siku yang sudah digunakan untuk rangka atap bisa dipakai ulang untuk membuat kaki meja, kursi, rak buku, dan peralatan lainnya. Dengan begini, semakin hemat biaya yang dikeluarkan untuk membuat peralatan rumah tangga.

6. Perawatan yang Mudah

Besi siku ini terbuat dari logam, tapi sudah dilapisi oleh anti-karat. Besi ini tidak membutuhkan perawatan khusus, hanya perlu dibersihkan dengan rutin. Tapi, pada proses finishing besi siku ini beberapa bagian harus tetap diberi lapisan anti-karat. Bagian-bagian tersebut adalah ujung, lubang baut, bagian tepi, serta sambungan-sambungan pada bagian terbukanya.

Kekurangan Besi Siku

Kekurangan Besi Siku

Meskipun rangka besi ini punya banyak kelebihan, bukan berarti ia tidak punya sedikitpun kekurangan.

1. Harga yang Cukup Mahal

Harga besi siku lubang ini memang relatif mahal daripada struktur lain. Hal ini karena proses produksi besi menggunakan mesin canggih dan biaya operasional yang juga tinggi. Ya, tetapi semua juga sepadan dengan keuntungan yang akan didapat oleh konsumen (pembeli) mengingat besi ini tahan lama dan bisa digunakan ulang.

Selain harga yang relatif mahal, waktu pembangunan menggunakan bahan besi siku ini memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, pertimbangkan dengan matang sebelum ingin menggunakan besi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *