Peraturan dan Perlakuan Khusus dalam Membangun Desain Ruang Operasi

lantai rumah sakit

Orang-orang yang berkecimpung di dalam dunia kontraktor dan pembangunan, mereka pasti tahu betul bagaimana aturan dalam membangun gedung rumah sakit beserta berbagai peralatan yang ada di dalamnya, termasuk desain ruang operasi. Oleh karena itu, sebelum membangun, mereka harus paham betul semua peraturan yang boleh dan sudah ditetapkan oleh pihak-pihak yang berwenang, agar pekerjaan hasilnya nanti akan maksimal.

Nah, khusus kamar operasi yang merupakan ruangan dengan bentuk sangat kompleks, ruang itu membutuhkan penanganan khusus. Adapun berdasar pada peraturan dari menteri kesehatan No.1204/MENKES/SK/X2004, syarat Ruang Operasi yakni sebagai berikut:

Material Untuk Lantai, Dinding Ruang Operasi

Nah, pertama-tama kita akan membahas lantainya. Ruang operasi sebaiknya memakai lantai vinyl dengan ketebalan berkisar 2.5 mm–3 mm, untuk warnanya bisa sesuai dengan selera, namun lebih baik menggunakan warna polos (yang tidak memiliki corak). Untuk lantai ini, direkomendasikan menggunakan spesifikasi yang terbaik untuk jangka panjang. Tak perlu takut juga karena banyak sekali toko yang jual vinyl lantai rumah sakit dengan kualitas jempolan.

Sedangkan dinding, akan lebih baik memakai gypsum dengan tebal 15mm ataupun double layer dengan masing-masing ketebalan 10mm, pilihlah gypsum yang water resistant, ya. Nah, dengan konstruksi dinding yang kuat, usahakan jarak antara main support vertical tak lebih 400mm atau 40cm, sedangkan yang horizontal framenya tak lebih dari 600mm (60 cm).

Instalasi Udara yang Ada di Ruangan

 

Jika untuk urusan dinding dan lantai, kamu mungkin bisa melihatnya melalui jasa jual lantai vinyl rumah sakit, tak kalah penting juga adalah AC yang terpasang pada ruang tersebut. Bangunan RS mempunyai kekhususan yang tak ditemui pada bangunan lain, terutama instalasi tata udara dan peralatannya. Di rumah sakit, berbagai bakteri, virus, jamur, dan penyakit bisa saja menyebar dengan mudah, sehingga harus diperhatikan betul sistem tata udaranya. Nah, untuk mencegah perkembangbiakan mikroorganisme tersebut, sistem tata udara harus sesuai dengan aturan masing masing ruang. Aturan ini bisa meliputi kelembaban udara relatif, parameter temperatur, kebersihan ventilasi dan filtrasi, tekanan ruang, serta pendistribusian udara yang ada dalam ruangan.

Sarana dan Prasarana yang Harus Ada di dalam Ruangan

 

Sarana dan Prasarana Rumah Sakit

Nah, yang terakhir ini tentu sarana dan prasarana yang harus ada di dalam ruangan. Sarana ini meliputi meja operasi, pencahayaan dan lampu yang digunakan oleh dokter, kain dan pakaian yang akan dipakai oleh para tenaga medis, serta peralatan medis yang bersih dan higienis. Jika semua ketentuan di atas sudah terpenuhi, maka persyaratan ruang operasi yang bagus juga sudah terpenuhi.

Toilet yang Harus Bersih

Di dalam ruangan operasi juga perlu disediakan toilet atau minimal westafel untuk para tenaga medis yang masuk ke dalam sana. Untuk lantainya, pastikan ubin juga selalu bersih sehingga tak ada kuman yang bisa tersebar. Nah, untuk kebutuhan material lantai dan dinding serta plafonnya, toko yang khusus menjual ubin dan jual vinyl lantai rumah sakit sepertinya wajib kamu datangi.

Rumah sakit memang salah satu bangunan unik dan perlu perhatian khusus dari segi arsitektur dan amterialnya. Untuk lantai kamar operasi saja contohnya, mereka harus menggunakan vinyl yang bisa didapat di tempat khusus jual lantai vinyl rumah sakit, pastikan pula kualitasnya sangat baik. Karena kualitas material tersebut mempengaruhi kenyamanan para pasien dan tenaga medis yang ada di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *