Sentuhan Klasik Pada Interior Ruang Keluarga Bergaya Kolonial Yang Megah

Interior Ruang Keluarga Bergaya Kolonial

Desain hunian ala Barat adalah bentuk interior yang kental dengan sentuhan klasik yang lekang dimakan waktu. Bagai masuk ke rumah tua era Belanda, gaya interior kolonial memperkaya nilai arsitektural ruangan Indonesia yang didominasi warna netral dan aksen kuno dan juga minim dekorasi.

Ruang Keluarga Bergaya Kolonial Tempo Dulu

Rumah tua peninggalan zaman Belanda yang masih berbentuk hunian atau sudah bertransformasi jadi museum adalah contoh penerapan gaya kolonial di Indonesa. Pengolahan detail klasiknya terasa lebih homey karena berpadu dengan tepat dengan unsur simple dan netral. Sangat cocok untuk ruang keluarga yang mampu hidupkan nuansa bergaya kolonial pada ruangan kekinian dan tampil menarik!

1. Pengunaan Warna Netral Yang Klasik 

Mewujudkan desain kolonial didominasi dengan warna simple yang membuat ruangan terlihat terang dan nyaman. Penempatan furniture, karpet tile dan berbagai elemen lainnya juga memadukan warna antara putih, kream, beige atau berbagai gradasi putih lainnya. Detail ornamen kayu juga bisa diaplikasikan untuk perkuat kesan kolonial pada ruangan. Namun elemen netral yang casual lah yang menjadikan suasana ruang keluarga yang welcoming dan bikin betah.

2. Skema Pencahayaan Hangat

Selain warna, salah satu komponen penting yang berperan menghidupkan suasana dalam ruang keluarga yang nyaman dan harmonis adalah skema pencahayaannya yang tepat. Warna lampu pijar yang kemerahan pada berbagai sisi dan juga lampu gantung memberikan penerangan cukup. Ruang dengan jendela besar dan penempatannya yang dominan juga memberikan pencahayaan alami yang berlimpah.

3. Pemilihan Perabotan Yang Khas Kolonial

Menyukai gaya kolonial yang sarat akan kemegahan dan kesan elegan? Nggak ada salahnya aplikasikan gaya klasik rumah Belanda secara menyeluruh tanpa sentuhan modern untuk menghadirkan kesan elegan dan mewah khas arsitektur kolonial pada rumahmu! pemilihan warna gradasi putih akan lebih menonjol dengan paduan material kayu yang lebih tua. Jadi kombinasi antara keduanya menjadi opsi aman untuk memilih perabotan yang akan diletakan pada ruang keluarga.

4. Ornamen Dekoratif Untuk Detail Kolonial

Ruangan yang dimaksudkan untuk berkumpulnya keluarga memiliki kebebasan lebih dalam hal mendekorasi ruangan. Sah saja menempatkan elemen dengan selera penghuni ruangan agar lebih berkarakter. Baik menambahkan permaidani bulu, meja duduk yang cantik atau vas buka yang atraktif. Ciri khas interior kolonoial adalah menggunakan minim detail namun ada cukup banyak material dasar sebagai elemen percantik ruangan.

5. Dekorasi Jendela Yang Khas

Bagian jendela bisa mengambil bentuk kolonian dengan lekungan dekoratif atau bentuk jendela yang besar. Bila dentuk jendela sudah cukup menarik padukan dengan tirai yang lebih sederhana. Namun, bila jendela anda berbentuk biasa saja, bisa menggunakan tirai dengan gaya valencia atau draps yang mewah. Baik jendela yang menarik atau tirainya yang atraktif pastikan hanya menonjolkan salah satunya.

Baik faktor struktural maupun interior unsur kolonial bisa menghadirkan tampilan klasik yang elegan. Perpaduan antara unsur netral dan kesan megah menjadi ciri khas gaya interior ini yang membuat ruang keluarga anda lebih nyaman. Ingin menampilkan kesan full kolonial atau berpadu dengan gaya modern semua tergantung berapa banyak elemen yang anda terapkan pada interor rumah. Penggunaan warna netral, pemasangan karpet tile murah namun blend in dengan bagus banget atau bahkan penempatan perabotan kayu yang elegan. Semua menjadi paduan unik untuk hunian anda dengan sentuhan gaya kolonial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *